Membicarakan Resident Evil, berarti membicarakan salah satu franchise survival horror terbesar dan tersukses di industri game. Menjadi salah satu pencetus genre yang kian populer ini, Resident Evil memang tampil sebagai judul yang inovatif di masa keemasan Playstation di kala itu. Ketika sebagian besar game action lainnya memungkinkan Kalian untuk menghancurkan setiap ancaman dengan sangat mudah, Resident Evil menyuntikkan mekanik gameplay dan pesona yang berbeda – sebuah dunia yang mencekam tetapi sekaligus juga menantang. Sayangnya, daya tarik ini kian tergerus seiring dengan perkembangan tren industri game sendiri. Resident Evil perlahan namun pasti, bergerak menjadi sebuah game action.
Resident Evil 4 yang menjadi monumen perubahan ini. Mendapatkan review positif dan pujian lewat perubahan ekstrim third person shooter-nya yang nyaman, futuristik, namun sekaligus tetap mempertahankan identitas yang selama ini melekat pada jati diri franchise, Capcom menemukan sebuah bentuk baru yang luar biasa. Namun sayangnya, beberapa inovasi di sisi aksi yang mereka paksakan di seri keenamnya justru mencederai apa yang selama ini berusaha dibangun oleh Mikami. Resident Evil kian terasa seperti sebuah game action mainstream dan kehilangan jati dirinya. Padahal di sisi lain, Nintendo 3DS baru saja kedatangan sebuah seri alternatif yang justru mampu tampil memesona. Sebuah seri “eksklusif” yang akhirnya dirilis kembali dalam definisi tinggi – Resident Evil Revelations.
Kalian yang sempat membaca preview kami sebelumnya tentu saja sudah memiliki sedikit gambaran akan apa yang sebenarnya ditawarkan oleh seri yang satu ini. Kami bahkan secara terbuka menyebutnya sebagai sebuah seri yang jauh lebih baik daripada Resident Evil 6. Apa yang sebenarnya ia tawarkan? Kualitas seperti apa yang membuat kami melihatnya sebagai sebuah “seri klasik” yang sudah lama dirindukan oleh para penggemar Resident Evil? Review ini akan mengupasnya lebih dalam untuk Kalian Semua.
0 komentar:
Posting Komentar